Rabu, 09 Juli 2008

Angkola Sipirok Guide | Sumatera Utara | Indonesia

Angkola Sipirok Guide | Sumatera Utara | Indonesia

Beberapa Info tentang Angkola Sipirok, Pariwisata008 dapat dari angkolasipirok.blogspot.com, Selamat Membaca :

Budaya (2)

Pengertian "Kawin Lari" (1)

Istilah "kawin lari" dalam masyarakat Angkola disebut dengan marlojong. Berdasarkan etimologinya, kata marlojong berasal dari awalan mar yang berarti 'ber' lalu melekat pada kata lojong yang berarti 'lari'. Jadi, kata marlojong berarti 'berlari'. Kemudian kata marlojong berkembang artinya menjadi 'kawin lari'. Menurut masyarakat Angkola, marlojong 'kawin lari' ini merupakan satu perkawinan yang dapat diterima dalam adat istiadat. Perkawinan marlojong ini dilaksanakan tanpa sepengetahuan/persetujuan orang tua perempuan.

Ada juga yang menyebut marlojong ini dengan dua istilah lain yaitu mambaen rohana dan marlojong takko-takko mata. Istilah mambaen rohana terdiri atas dua kata. Pertama, kata mambaen yang berasal dari kata baen yang berarti 'buat' dengan mendapat awalan mam yang berarti 'ber'. Kedua, kata rohana pula yang berasal dari kata roha yang berarti 'hati' dan akhiran na yang berarti '–nya'. Jadi, ungkapan mambaen rohana berarti 'berbuat hatinya' yang mengandung pengertian 'menurutkan kata hatinya'. Istilah marlojong takko-takko mata pula berasal dari kata marlojong 'berlari', takko-takko yang berarti 'curi-curi' dan mata yang juga berarti 'mata'. Sehingga istilah marlojong takko-takko mata ini berarti 'berlari curi-curi mata'. Kemudian dalam perkembangannya, arti istilah marlojong takko-takko mata ini berubah menjadi 'mencuri, tetapi dilihat/diketahui'.


Sekian dari Pariwisata008, semoga dapat membantu.

Tidak ada komentar: